Sabtu, 22 Juni 2013

LOVE OR HATE 2


Authour : uwin (lee hyo ri)
main cast : kim bum , kim soeun
other cast : lee jun ki , won bin , dll
type : squle


PART 2


Seorang pria baru saja tiba di negra tempat kelahirannya siapa lagi jika bukan kim bum sang bos mafia. Dengan setelan pakaian hitamnya dengan kaca mata hitamnya menambahkan sikap arogannya. Tak membuang waktu lama kim bum masuk kedalam mobil pribadinya yang mewah.
Tak lama mobil mewah itu telah sampai di rumah yang sangat mewah ysng pantasnya bukan disebut rumah mungkin istana karena terlalu besar. Ia masuk kedalam rumahnya itu dan langsung menuju kamar luasnya.
“sudah lumayan lama aku tidak ke kamar ini. Lee jun ki tak membutuhkan waktu yang lama lagi aku akan menemukan mu”. Ucap kim bum dengan sinisnya.


..........

Seorang wanita cantik berjalan di pinggiran kota seoul kota yang saat itu sedang ramai dengan oarng yang berlalu lalang . cuaca yang cerah dan pohon yang rindang menambah kesejukan dipagi hari itu . Senyum indah tak lepas dari raut wajah gadis tersebut. Rambutnya yang panjan tergerai iondah di dirinya dengan dihiasi jepitan biru muda yang menambah kecantikannya. Setelan baju berwarnna putih kemeraahan menambah keasrian wajahnya.
“Annyeong ajumma..” Sapa gadis itu pada seorang wanita paruh baya yang sedang menyiapkan barang dagangannya.
“de annyeong juga gadis manis. Mau berangkat kekampus yah?” Jwab bibi tadi.
“ne bi. Saya permisi dulu yah. Annyeong kheseoyo. Pamit gadis itu pergi meninggalkan bibi tadi dengan tak lupa melambaikan tangannya.

Di kampus
“sso kau begitu cerah yah hari ini”. Sapa Tae yon yang merupakan teman Kim so eun nama dari gadis ceria ini.
“bukankah setiap haria ku selalu ceria. Hehhe” Jawab so eun sambil tersenyum dan berjalan menuju kampusnya.

................

Saat ini kim bum sedang berjalan-jalan untuk melihat kota seoul yang lama tak ia amati karena sibuk dengan binis dan ambisinya. Ia berhentikan mobilnya disuatu sudut jalan dekat dengan took bunga dipinggiran ajalan kota seoul. Ia berniat membeli bunga untuk makam orang tuanya.
“aku ingin membeli bunga untuk orang meninggal cepat kao carikan”. Perintah kim bum pada seorang gadis yang saat itu sedang berdiri membelakanginya merapikan bunga yang dijualnya.
Mendengar ucapan kim bum wanita itu membalikan badannya menghadap kim bum dan tersenyum.
“ne, siapa yang meninggal maksud anda tuan?” Tanya wanita itu dengan nada lembutnya. Entah kenapa kim  bum merasa terpesona dengan seorang gadis yang statusnya hanya seorang penjual bunga.
“tuan,,” tanggil gadis itu yang membuyarkan kekaguman kim bum pada dirinya.
“oh ne. untuk orang tua ku” jawabnya .
‘manusia kah wanita ini. Kenapa wajahnya cantik sekali. Ahh bicara apa aku ini ‘ . batin kim bum.
“ini bunganya tuan sudah ketemu. Semoga bunga ini bias membuat orang tua tuan senang. “
ucap gadis yang bernama soeun itu dengan senyumnya.
“hmm.. ini uangnya” jawab kim bum sambil menyodorkan uang padanya.
“baiklah tuan terima kasih”. Jawab soeun. Namun pada saat soeun akan mengambil uang itu pot bunga yang ada didekatnya terjatuh.
“awas..” teria kim bum yang langsung menarik tangan soeun agar tidak terkena pot itu. Saat ini posisi kim bu sedang memeluk so eun. Betapa deg degannya kim bum saat ini. Soeun merasa kaget dengan peristiwa tadi. Namun setelah mengetahui kondisi dalam pelukan kim bum soeun mrasa ada yang aneh dengan hatinya.
“gumawo tuan” ucap soeun yang lansung melepaskan pelukan kim bum.
“oh ah ne ne..” kaget kim bum saat soeun dengan tiba2 melepaskan pelukannya tadi. “baiklah aku pergi..” ucap kim bum yang saat itu hatinya masih berdebar. Memeluk wanita rasanya sangat mustahil bagi seorang kim bum apa lagi sampai menyukai seorang gadis polos. Bahkan saat dalam mobil kim bum masih memikirkan itu.
Soeun hanya bisa bengong. 


......................

“aku sudah menemukan keberadaan pria itu kalian tenang saja aku akan membalaskan dendam kalian” ucap kim bum di hadapan makan orng tuanya.
“kalian lihat aku bagaimana aku akan balas dendam padanya nanti”. Ujar kim bum dengan wajah penuh ambisinya.


..................

“bos ada kabar penting untuk anda” ucap kim joon anak buah kim bum.



“katakana” ucap kim bum
“lee jun ki tenyta sudah meninggal bos 16 tahun yang lalu tepatnya berbarngan saat kedua orang tua bos meninggal”. Kata kim joon menjelaskan
“mwo..yang benar saja kau..” geram kim bum sambal menahan emosimnya. Kim joon yang melihatnya sedikit gemetar karena ia tahu jik bosnnya ini sudah marah emosinya akan tidak labil dan bias saja kim bum akan akan menembak dirinya atau membunuhnya.
“tapi lee jun ki mempunyai seorang putri bos yang saat ini usiannya sama seperti anda” kata kim joon.
“kau yakin? Siapa nama gadis itu?” Tanya kim bum penasaran
“namanya kim so eun bos tapi untuk saat ini saya tidak mempunyai fotonya mungkin nanti akan saya kasih keanda setelah saya berhasil memoto gadis itu” seru kim joon.
“kim soeun… baiklah cepat kau pergi dan berikan foto gadis itu padaku” perintah kim bum sambil mengingat nama itu.
“baiklah bos. Saya permisi dulu”. Pamit kim joon membungkukkan badannya memberi hormat.
Setelah kepergian kim joon kim bum focus membaca riwayat hidup saying musuh. Sambil membaca ia tersenyum sinis.
‘licik juga yah kau berani mati sebelum aku membalaskan semuannya. Untung tuhan masih baik terhadapku untuk membalas mu lewat putrimu. Aku pastikan putrimu akan merasakan apa yang kurasakan selama ini. Jagan salahkan aku membalaskan ini semua terhadapnya . suruh siapa kau mati duluan ‘ ujar kim bum dengan senyum sinisnya. Setelah 1 jam lamanya terdengar ketukan pintu.
“masuk” ucap kim bum
“maaf bos mengganggu. Ini foto gadis itu”. Kata kim joon sambil menyodorkan sebuah foto kemeja kim bum.
“letakkan dimeja nanti aku akan melihatya setelah slasai mengchek data orang ini(maksudnya ayahnya soeun lee junki).
“ne baiklah. Saya permisi dulu bos” ujar kim joon berlalu pergi.
15 menit setelahnya kim bum selesai membaca data jun ki. Ia mengambil sebuah foto yang diberikan kim joon tadi.
“wanita ini..” ujar kim bum kaget. Bagaimana kim bum tidak kaget , kim so eun adalah wanita penjual bunga yang baru beberapa jam lalu berhasil membuat hatinya berdebar kini ia harus mengetahui bahwa wanita ini adalah putrid sang musuh. Kim bum sangat tidak menyangka waita berwajah polos ini adalah wanita mngandung darah sang pembuuh. Rasa yang beberapa jam lalu ia rasakan begitu indah untuk soeun kini berubah menjadi benci yang amat besar. Rasa kagum hilang begitu saja terhadap wanita ini seolah ia tidak pernah merasakan sebelumnya.
“heh..jangan salahkan aku jika kau harus menderita KIM SO EUN” sinis kim bum sambil membuang foto itu dan berjalan keluar kamar.

.................

“ besok kau bawa gadis ini kehadapan ku. Jika ia tidak mau paksa dia sampi mau” perintah kim bum pada kim joon sang anak buah. Dengan senyumsinisnya kim bum sudah tidak sabar dengan aksi balas dendamnya.

“ne arrasso tuan” jawab kim joon patuh.

....................




Keesokan harinya ditoko bunga ssso

“anda siapa lepaskan aku..” ronta soeun tidak mau ikut.
“ayo ikut..” ucap kim joo , kyu hyun dan dong hae berbarengan sambil menyeret paksa soeun untuk masuk kedalam mobil.
“aku tidak mau.” Kekeh soeun
kerena kesal dengan rontaan soeun donghae membius soeun sehingga membuatnya pingsan.
lalu mereka bertiga memasukan soeun kedalam mobil dan membawanya kerumah tuan/bosnya.



........................

“ini kami telah membawa gadis ini tauan” lapor kyu hyun.
“letakkan gadis itu dikamar kosong lantai 2(sebelah kamar kim bum)” perintahnya.
“ne baik tuan” ujar mereka patuh.
Setelah selai meletakkan soeun dikamar yang dimaksud mereka bertiga pergi dari rumah kim bum atas suruhan kim bum.
Tak lama kim joon dan yang lain pergi kim bum menghampiri kamar soeun.
“selamat menempuh hidup dirumah ku kim so eun. Kau akan merasakan balasan dariku. Nikmatilah ini semua setelah kau bangun” ujar kim bum tersenyum licik. 

Tak lama setelah ia mengucapkan itu soeun sadar.
“ahhh pala ku pusing” ucapnya ketika sadar.
“dimana aku?” Tanyanya merasa bingung.
“sadar juga kau” ucap kim bum mendekati soeun.
“kau..” ucap soeun mengingat sesuatu.
“kenapa , kau mengenalku?  Ohh, ne ne kita pernah bertemu ditoko bunga. Betulkan?” kata kim bum dengan suara arogan nya.
“ ne . apa aku dirumah anda tuan?” Tanya soeun dengan polosnya.
“hahahaha jangan senang dulu KIM SO EUN” ujar kim bum sambil menahan emosinya.
“mwo, kau tahu namaku bagaimana bias?” tanyanya masih dengan polos.
“KAU PIKIR AKU SIAPA EOH SAMPAI NAMAMU SAJA AKU TIDAK TAHU. KAU TAHU DIRIMU ITU SIAPA, KAU ITU ANAK DARI SEORANG PEM  BU  NUH…” teriak kim bum ditelinga soeun sambil menjambak rambutnya dengan keras.
“ahhhh sakittt aku mohon lepaskan hiks hiks” mohon soeun yang mulai menangis.

“HAHAHA LEPASKAN KATAMU ….  “ kata kim bum berteriak dan menambah kekuatan jambakannya.
“sakitt aku mohon lepaskan hiks hiks. Aku tidak tahu apa2” ucap nya memohon.
“ORANG TUA MU ITU YANG MEMBUNUH KELUARGA KU. KAU ITU PUTRI LE JUN KIII , PEM   BU  NUH..  NGERTIII TIDAK EOHH” Teriak kim bum makin keras hingga terdengar sampai lantai bawah yang ada paman lee sedang berdiri binggung mendengar teriakan di atas sana entah apa yang dilakukan tuannya diatas sana pikirnya.
“ini baru permulaan kim..so..eun” ucap kim seakan member ancaman.
“hiks hiks..” tangisan soeun mulai kencang.
kim bum melepaskan jambakannya dengan kasar sehinga membuat kepala soeun tambah pusing. Setelah melakukan itu kim bum keluar kamar itu. Setelah kepergian kimbum , so eunmenagis sejadi-jadinya dikamar itu.
“omma..appa..  apa yang kalian lakukan masa lalu kenapa dia menyiksaku?” lirih soeun.
Soeun terus mengis hingga kepalanya tambah pusing dan dia pingsan dikamar itu. 


TBC...





1 komentar: