Senin, 24 Juni 2013

LOVE OR HATE 4



Authour : uwin (lee hyo ri)
main cast : kim bum , kim soeun
other cast : lee jun ki , won bin , dll
type : squle


PART 4

Keesokan paginya.

Sinar matahari pagi menembus jendela kamar yang besar yang sedang terbaring sepasang wanita dan pria yang sedang tertidur lelap. Namun berbeda dengan dengan sang wanita yang menangis prihatin atas tubuhnya saat ini. Sang pria pun bangun dari tidurnya .


“hmm.." ucapnya membuka mata . ia lantas tersenyum pada wanita yang berada disampingnya itu yang sedang menangis. Ia tidak mempedulikan wanita itu ia malah langsung memakai kembali bajunya dan keluar kamar. Nmun sebelum keluar ia sempat melihat seprai kasurnya yang terdapat percikan darah yang lumayn banyak disana lalu ia tersneyum setelahnya ia pergi.
‘ ternyta aku yang pertama’ ujarnya dalam hati.
Soeun benar2 tak kuat menahan semua ini . ia mencoba untuk bangun dari tempat tidur.

“ahhh” keluhnya merasakn nyeri dan perih di alat kelaminnya dan selangkangannya yang terdapat bekas percikan darah.
“hiks hiks hiks…” tangisnya tak terbendung lagi

.................

Setelah kejadian malam itu soeun benar2 frustasi. Wanita ini benar2 sudah tidak tahu harus berbuat apa . paman lee yang melihat kim soeun seperti ini membuatnya merasa sangat terbebani. Soeun berpikiran mungkin jika ia mati maka semua ini akan berakhir dan siksaan ini akan tak sakit lagi. Memandang tubuhnya saja soeun merasa jijik. Namun ia mencoba kuat tak ingin mati ditempat ini. Ketika dikamar ia melihat sebuah tali. Kali ini ia benar2 sudah tidak sanggup lagi untuk tetap tinggal dirumah ini bukan tapi neraka baginya bukan rumah. Ia berinisiatif mengikat tali itu pada kaki ranjang besar itu untuk lompat dari jendela itu. Setelah berusaha keras akhirnya ia dapat berhasil juga lalu ia buru2 keluar lewat gerbang dengan hati2 agar tidaak ketahuan anak buahnya kim bum. Akhirnya ia berhasil keluar dari rumah yang dianggapnya neraka itu . meskipun malam itu sedang hujan besar namun tak menghentikan langkah soeun untuk tetap melanggkah menjauh dari rumah itu. Sudah cukup jauh soeun melangkah didalam derasntya hujan dan kota seoul yang sepi. Namun kepalanya amat sangat pusing dan tanpa sadar ia terjatuh tak sadarkan diri di pinggiran jalan kota seoul dibawah lampu jalanan yang dingin





“APA…SOEUN KABURRR” teriak kim bum pada anak buahnya.

“KALIAN INI BODOH ATAU APA SIH HAH ???” geram kim bum mengepalkan tangannya menhan emosi.

‘ kau tidak mungkin bias pergi jau dari ku soeun setelah kejadian malam itu..’ batin kim bum sambil tersenyum sinis.

“CARIII BODOHHHHH” bentak kim bum sambil membanting semua benda yang ada dikamarnya itu.
“berani sekali kau kabur soeun” geram kim bum..




..........................

“kau sudah bangun nak?” Tanya seorang wanita paruh baya itu.

“ne. dimana aku?” Tanya soeun dengan takut. Takut jika kim bum berhasil menemukannya.

“tenanglah nak kau tidak usah takut aku adalah lee soo yeong kamu bias memanggilku bibi” jelas soo yeong seakan mengerti ketakutan yang tersirat diwajah cantik gadis ini.





“hiks hiks hiks” tiba2 soeun menangis dan langsung dipeluk oleh soo yeong. Meskipun ia tidak mengenal gadis muda ini namun soo yeong bias merasakan apa yang dirasakan soeun saat ini. Melihat wajahnya yang terluka membuat soo yeong berpikir bahwa soeun sedang mencoba kabur dari siksaan oarng jahat.

“minumlah ini dlu nak” tawar soo yeong sambil mnyosorkan segelas air putih ke soeun.


“gumawo bi” jawab soeun seadanya.

“jika ingin bercerita , ceritakan lah padaku. Kebetulan aku disini seorang diriu. Aku tidak mempunyai anak dan suamiku meninggal 18 tahun yang lalu” tawar soo yeong mencoba memberikan ketenangan untuk soeun. Lalu tanpa ragu soeun pun menceritakan semuanya kepada soo yeong. Kejadian awal mula ia bertemu dengan soeun hingga sampai saat ini.

“omo..jahat sekali pria itu. Meskipun ia marah atas kematian orang tuannya setidaknya ia tidak melampiaskan itu semua padamu. Aku sungguh tidak menyangka dia berani menodai mu anak manis” kata soo yeong ikut prihatin.

“hiks hiks.. aku sungguh malu bi..” kata soeun
.
“jangan bersedih soeun bibi akan melindungi mu mulai saat ini kau akan kuanggap sebagai putrid ku sendiri”. Ucap soo yeong.
“jeongmal gumawo bi” ujar soeun dengan sedikit kelegaan.

“besok kita kan pindah dari seoul agar kim bum tidak bias menemukanmu. Bagaiman kau mau?” ajak soo yeong
“ne.. baiklah bi aku mau. Sebelumnbya terima kasih banyak”. Ucap soeun lembut


...............

Seminggu telah berlalu hingga sampai saat ini kim bum masihbelum bias menemukan keberadaan soeun.

“akkkhhhhhhhhh “ teriak kim bum kesal dan membantin semua barng2nya dikamar dan mengacak2 ksurnya dan sebagainya.

“hebat sekali kau besembunyi soeun. Dimana kau sebenarnya berada. AHHH SIALLL…” teriaknya meluapkan emosinya.





“APA YANG TELAH KAU LAKUKAN KIM BUM PADA SOEUN , HAHHH?” teriak soerang pria yang ternyta won bin dari luar kamar dan masuk kedalam kamar.

“APA YANG TELAH KAU LAKUKAN PADANYA HAH.. DAN DIMANA DIA SEKARANG..?” teriak won bin emosi.
Bukkk




pukulan keras menghantam wajah tampan kim bum. Kim bum kaget dibuatnya.

“KAU..TEGA2NYA KAU MEMPERKOSANYA TANPA ADA PERASAAN SEDIKITPUN.. BIADAPPP….” Teriak won bin tanpa bisa memendamnya lagi.

“APA-APAAN KAU INI HAHH.. APA PEDULI MU AKU MELAKUKAN ITU PADANNYA HAH.. DIA MENGHANCURKAN HIDUPKU DULUAN . DIA MEMBUNUH ORANG TUA KU.. APA KAU TAHU BAGAIMANA PERASAAN KU, HAHHHH” teriak kim bum tak kalah kerasnya dihadapan won bin.

“KAU TAHU SIAPA SOEUN SEBENARNYA HAH…???” bentak won bin sambil mencengkram kerah kim bum.
“apa maksudmu?” Tanya kim bum yang suaranya mulai melemah.

“DIA..DIA SEBENARNYA ADALAH PUTRI DARI ORANG YANG TELAH DIBUNUH OLEH AYAHMU.. AYAHMU LAH YANG TELAH MEMBVUNUH KEDUA ORANG TUA KIM SO EUN.. KIM..SANG..BUM” teriak won bin dengan wajah iblisnya.

“mwo… apa maksud mu..? APA YANG KAU KATAKAN EOHHH?” bentak kim bum tak mengerti.



Flash back 18 tahun lalu

Seorang pria malam itu sedang bingung karena frustasi memikirkan perusahaannya yang hamper bangkrut karena kalah saing dengan perusahaan temannya sendri yaitu lee jun ki. lee teuk yang merasa tidak terima para pemegang saham memilih bekerja sama dengan perusahaan yang didirikan oleh sang teman. Ia tidak ingin perusahaannya bangkrut jika itu terjadi bagaimana dengan keluarganya dan bagaimana dengan putra semata wajangnya yaitu kim bum kecil. Lee teuk memeutuskan untuk pergi menemui jun ki untuk minta bekerja sama tidak dengan cara bersaing seperti ini. Ia berpamitan kepada sang istri yaitu kang so ra untuk pergi kerumah lee jun ki. setelah itu lee teuk sampai dirumah jun ki. setelah sampai didalam ia menjelaskan maksud kedatanganya.

“aku ingin bekerja sama dengan mu untuk bergabung dengan perusahaan ku untuk sama2 meraih keuntungan” ucap lee teuk.

“apa? Aku tidak mau. Jika seperti itu perusahaan ku tidak akan maju secara bebas karena terbagi dengan perusahaan mu hasilnya. Mian.” Kata jun ki.





“mwo, kau tega sekali melihat perusahaan ku hamper bangkrut.” Ucap lee tauk tak percaya.
“bukannya aku pelit tap..”


dorrrrr

sebuah tembakan kencang tepat mengenai jantung jun ki seketika itu juga jun ki terdampar dilantai sang istri yang melihatnya berteriak namun , dorrrr tembakan pun mengenai jantung lee dae he istri jun ki. kini sepasang siami istri itu telah merenggang nyawa


“salah mu sendiri tak mau membantu ku” ucap lee teuk dengan sinis.

 Setelah itu ia mencari dokum,en penting perusahaan milik jun ki sertelah berhasil menemukannya ia kemblai kerumah. Setelah sampai dirumah lee teuk menguasai proyek dokumen milik jun ki yang tyelah tiada kini perusahaannya kembali Berjaya. Setelah insiden itu dan kesuksesan perusahaannya lee teuk menjelaskan semuanya kepada sang istri temtu saja sang istri kaget namun lee teuk mengajak sang istri untuk benuh diri dan sebelum mati ia meminta kepada lee dong wook untuk mengarang cerita bahwa kematiannya ini atas pembunuhan jun ki. awalnya dong wook menolak namun akhirnya ia menerimanya. Setelah itu lee teu dan sang istri bunuh diri dengan menembakkan pistol ketubuhnya sendiri dan ketubuh sang istri. Ternyata hal itu diketahui juga oleh si kecil won bin. 

Flash back end

“mwo..apa kau bergurau” Tanya kim bum yang saat ini matamnya mulai berkaca-kaca.

“ne tuan muda itu semua benar” jawab paman lee yang berada diantara kim bum dan won bin.

“PUAS KAU KIM BUM…HAHHHHHH” bukkkk teriak won bin lagi2 memukul kim bum.

“anni…anni.. ini semua tidak mungkin…” gumam kim bum pelan sambil menahan sakit dihatinya bukan menhan skit dibibirnya yang berdarah..

“KAU.. IBLIS KIM BUM… KAU MENODAINYA..” marah won bin yang hampir memukul kim bum lagi namun ditahan oleh paman lee.

“aku akan pergi dan mencari kim so eun. Dan kau.. AHHHHH” teriak won bin yang tak mapu meneruskan kata2nya karena tak sanggup membayangkan keadaan soeun saat ini. won bin langsung pergi dengan sangat emosi kini tinggal kimbum terduduk lemas dibawah ranjang tempat tidurnya dengan perasaan yang campur aduk..

“KENAPA KAU TIDAK MEMBERITAHUKU HAHHHHHH” amuk kim bum pada paman lee yang saat itu ikutan menangis.


“mianhe tuan muda. Aku sudah bernjanji pada tuan besar. Mianhe “ sesal paman lee.

“pergi kau dari sini ..PERGIIIII” usir kim bum sambil berteriak dan membanting vas bunga ke pintu. Paman lee amat tersiksa dengan ini semua lalu ia pergi keluar meninggalkan kim bum dalam keadaan kacau balau.

“anni..anni ini tidak mungkin…” iasak kim bum terkulai lemas dilantai dan disampingnya ada sebuah foto yaitu foto soeun yang dulu diberikan kim joon untuknya. Hatinya begitu pahit memandang foto itu atas apa yang telah ia lakukan pada wanita yang tak berdodsa sama sekali.

“hiks hiks hiks.. “ isaknya sambil memegang dadanya yang sesak memngingat perlakkuannya terhadaop soeun yang bahkan dengan tegannya ia memperkosa soeun.

“apa yang harus aku lakukan sekarang hiks hiks” Tanya kim bum masih memegang dadnya yang sakit dan tangan satunya lagi memegang foto soeun dengan eratnya. Huijan saat malam ini menemani kim bum yang sedang tersiksa.

“kim so eun… HAHHH APA YANG AKU LAKUKANNNNNN” teriaknya benar2 frustasi paman lee yang melihatnya diluar tak mampu membendung air matanya. Tanpa berpikir lama kim bum keluar dari kamarnya dengan membawa kunci mobilnya ia berniat mencari so eun meskipun ia tak tahu harus kemana.

“tuan muda anda mau kemana” Tanya paman lee menahan kim bum untuk pergi karena kondisnya yang yang saat ini tidak memungkinkan untuk ia pergi.

“lepaskan .. aku ingin mencarinya. LEPASKANNNN” teriak kim bum benar2 frustasi dengan tampilan yang acak-acakan dan wajah yang benar2 frustasi.





“tidak tuan, ini hujan lebat jangan pergi” crgah paman lee.

“apa peduli mu, aku harus menemukan soeun. Bagaimana jika ia kedinginan dengan sakitnya yang ia rasakan akibat siksaan ku bagaimana ia berjalan ditengah hujan deras begini.. aku harus menemukannya.. hiks hiks hiks” kekeh kimbum. Lelu kim bum segera berlari kearah mobilnya namun paman lee dengan cepat mencegahnya. Kini mereka berdua berdiri ditengah-tengaah lebatnya hujan.


“paman lee.. ak…aku… aku begitu kejam padannya. Aku ingin menemukannya hiks hiks hiks” isak kim bum yang langsung dipeluk paman lee untuk diberi ketenangan.

TBC....
sampai sini dlu yah nanti aku post lagi part selanjutnya..
gumawo..
bener dah baca ini dan buat ini saya nangsis bayangin bumppa frustasi..
huaaaaaaa
hiks hiks hiks



buat reader yang mau koment di fb aku ajayah namanya acieh km

tolongggggggg komenttt nyaaaaaa
kekekekke




Tidak ada komentar:

Posting Komentar